Kekongruenan
adalah cara lain untuk mendalami sifat – sifat keterbagian dalam himpunan
bilangan bulat. Dalam aplikasi kekongruenan ini akan kita pelajari penggunaan
dan sifat – sifat kekongruenan. Diketahui bahwa a ≡ b (mod m) jika dan hanya jika a
= mk + b atau a – b = mk dengan k bilangan bulat. Berikut adalah teorema –
teorema beserta bukti – bukti mengenai aplikasi kekongruenan:
Perhaps you hate a thing but it is good for you. And perhaps you love a thing but it is bad for you. God knows while you know not (QS 2:216)
Tampilkan postingan dengan label Matematika (Aljabar). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Matematika (Aljabar). Tampilkan semua postingan
Minggu, 12 April 2015
Program M-File Untuk Rank Matriks Partisi
%Matriks A harus berukuran mxp
%Matriks B harus berukuran mxq
%Matriks C harus berukuran nxp
%Matriks D harus berukuran nxq
function[P,A,B,C,D,A1,B1,C1,D1,P1]=partisi(M1,M2,M3,M4,m,n,p,q)
A=M1;
B=M2;
C=M3;
D=M4;
Dimensi Metrik Graf Bintang
Untuk graf bintang (Sn) dengan
jumlah titik = n+1, maka namai kembali titik tsb dengan u0,u1,u2,..,un dengan u
sebagai pusatnya sehingga u1,u2,...,un masing2 terhubung dengan u0.
Akan dibuktikan bahwa dim(Sn) =
n-1
Karena graf bintang bukan graf
path, maka 1<dim(Sn)<=|W|
Langganan:
Postingan (Atom)